Taklid buta merasuk dalam sitiap rusuk mendarah daging tanpa ada rekonstruksi dasar jaring.
Taring berdrama lencana kibarkan panji seolah tak ada kalah berarti dari luar yang coba eksekusi mati.
Konvensi tetap dijalani pada hari- hari malah sebaliknya berkonspirasi atas rasa kanan diri dengan cara berdemogogi.
Kambing berbulu domba adalah ritual kekal sebagai bekal dalam menjalani inti justifikasi abadi.
Tiap sendi aktif dalam kolektifmu laksanakan penggal jalan , jalan sebelahmu, hingga komprehensif itu parodi seni menurutmu.
Regulasimu begitu empedu, singan di sampingmu tak kau lihat hanya kau rasa kolega entah itu ritualmu atau apa.
Kini hanya menanti saatnya kulminasi , paradigma hati jadi pegangan setiap petualang di bumi yang disadari atau tak ngerti 'kan datang padanya suatu sisi kiri.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar